MASIGNASUKAv102
6681590323845062400

Kikir Gigi di Bali, Tanda Seseorang dianggap Dewasa

Kikir Gigi di Bali, Tanda Seseorang dianggap Dewasa
Add Comments
12/12/2013
Tradisi ini dilakukan oleh masyarakat Hindu Bali. Untuk apa acara ini diselenggarakan? Bagaimana gigi mereka dikikir?

Upacara potong gigi sudah lama dikenal oleh masyarakat Hindu Bali. Mereka dengan setia memelihara tradisi ini secara turun temuru. Bahkan di tengah arus modernisasi tradisi ini tidak tergeser sedikiit pun oleh budaya luar.

Tradisi potong gigi di Bali disebut metatah, mepandes, atau mesangih. Setiap anak baik laki laki atau perempuan sebelum berumah tangga harus mengikuti tradisi ini.


Tradisi potong gigi dilakukan sebagai permohonan agar Tuhan memberikan bimbingan kepada para remaja dalam menjalankan kehidupannya. Potong gigi ini dipercaya dapat mengikis kebiasaan buruk pada manusia. Selain itu, setelah melakukan tradisi ini, seseorang telah dianggap dewasa dan diakui keberadaanya dalam komunitas.

Sebelum potong gigi dilaksanakan sejumlah persiapan telah dilakukan. Misalnya menyiapkan persembahan, menyucikan peralatan yang akan digunakan, dan tentunya doa doa khusus agar upacara bisa berlangsung dengan lancar.

Sesuai dengan namanya, upacara kikir gigi dilakukan dengan meratakan enam buah gigi, yaitu 2 gigi taring, dan 4 gigi tengah. Enam gigi ini melambangkan sifat buruk manusia, seperti serakah, tamak, menipu, marah, fitnah, dan dengki. Sifat inilah yang harus dibuang jauh.
Upacara kikir gigi atau potong gigi, dipimpin olrh seorang Pandita. Sedangkan pelaksan kikir gigi disebut Sangging. Biasanya para Sangging ini tidak hanya ahli mengikir gigi, tetapi juga membaca mantra. 

SUMBER GAMBAR :
Agung Nugroho Putro

Hallo! Perkenalkan saya Agung, newbie video editor, newbie blogger, and social media learner

  1. Indonesia memang kaya akan tradisi dan budayanya... Aku bangga jadi orang indonesia.

    BalasHapus